Malaysia Vs Singapura Saling Hina Begini
Aksi pendukung tim nasional Malaysia menyerukan cacian 'Singapura (kata tidak pantas sebut binatang)' saat pertandingan sepak bola membuat panitia SEA Games 2017 mengeluarkan seruan agar suporter mengendalikan diri.
Panitia "sangat menyesalkan" insiden yang pada akhirnya tersebar luas di media sosial tersebut dan menyebutnya mencederai semangat SEA Games.
"Insiden apapun yang bertentangan dengan semangat kebersamaan dan persatuan, terutama dengan melemparkan hinaan pada negara partisipan, sangat disesalkan," kata panitia lewat pernyataan resmi.
"Pendukung diharapkan menahan diri dari seruan-seruan yang menghina agama atau bermakna rasialis."
Hinaan yang terekam video itu terjadi saat timnas Malaysia mengalahkan Singapura 2-1 di Stadion Shah Alam pada 16 Agustus. Kedua negara tergabung pada Grup A.
Sebelumnya, pendukung Malaysia juga pernah mendapat sorotan karena menggunakan cacian yang sama, termasuk pada Piala AFF 2012, ketika mereka menjadi tuan rumah.
Aksi pendukung Harimau Muda itu menimbulkan reaksi keras dari pendukung Singapura di media sosial.
"Kami penduduk Singapura hanya kalah dalam pertandingan, tapi mereka kehilangan moral dan juga semangat pertandingan," kata Rashidah Begum Shye di laman Facebook.
"Rivalitas di dunia olahraga itu bagus, tapi menjadi buruk ketika berubah menjadi ejekan, aksi rasialis dan juga tindakan tidak sportif," kata JJ Chong.
Sebagai tuan rumah SEA Games 2017, Malaysia terus mendapat kecaman dari banyak negara peserta. Kali ini dilakukan oleh para suporter yang membuat banyak pihak kaget, termasuk media.
Saat tim harimau ini bertanding melawan Singapura yang tak lain tetangganya sendiri, suporter Malaysia menyanyikan lagu bernada kasar dalam penyisihan Grup A SEA Games 2017, Selasa (16/8/2017).
Dalam laga yang digelar di Stadion Shah Alam, Selangor, Selasa (16/8/2017), itu suporter tim tuan rumah menghina negara tim lawannya dengan sebutan binatang.
Video insiden tersebut pun ramai beredar di dunia maya dan langsung jadi viral. Video tersebut menayangkan adegan para suporter Malaysia yang bernyanyi, "Kami pergi ke Shah Alam, bersatu untuk menghibur Malaysia, para (kata tidak pantas sebut binatang) Singapura akan terbunuh."
Nyayian kasar tersebut mendapatkan kecaman dari warga Singapura. Media yang meliput sepakbola juga kaget mendengar nyanyian yang tak pantas tersebut. Dilansir BolaSport.com dari media Vietnam, Ngoisao, diketahui bahwa para penggemar tersebut tergabung dalam Ultras Malaysia.
Berbagai komentar dari negara-negara tetangga ASEAN mengungkapkan ketidakpuasan mereka, dan menekankan bahwa penggemar Malaysia tidak memiliki semangat olahraga dan moralitas.
Melihat kondisi tersebut, beberapa penggemar Malaysia kemudian meminta maaf kepada warga Singapura dan mengatakan bahwa video tersebut tidak mewakili mayoritas warga Malaysia.
Laga itu berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Timnas U-22 Malaysia. Selain dengan suporter Singapura, oknum yang diduga suporter Malaysia juga bermasalah dengan suporter Myanmar. Sejumlah suporter Myanmar luka-luka dipukuli.
